Dubes: masyarakat Korsel tanggapi positif pertemuan Intra-Korea

Jakarta (ANTARA News) – Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom mengatakan masyarakat di negaranya menanggapi positif pertemuan tingkat tinggi Intra-Korea yang baru saja diadakan di Pyongyang.

Pertemuan yang diselenggarakan pada 19 September 2018 di ibu kota Korea Utara itu menjadi pertemuan ketiga antara Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, dalam upaya kedua negara mencapai kesepakatan damai.

“Lebih dari 70 persen masyarakat Korea Selatan merespons positif pertemuan ini,” kata Dubes Kim kepada sejumlah media di Jakarta, Jumat.

Pertemuan tersebut juga telah meningkatkan penerimaan masyarakat Korea Selatan terhadap kinerja Presiden Moon yang dilantik pada Mei 2017.

Kunjungan Moon adalah yang pertama kalinya dilakukan oleh seorang kepala negara Korea Selatan ke Pyongyang dalam 11 tahun terakhir. Ia dan Kim sebelumnya bertemu dua kali dalam tahun ini.

Pertemuan pertama mereka terjadi pada April, yang menghasilkan Deklarasi Panmunjom.

Melalui deklarasi itu, kedua pemimpin menyatakan komitmen terhadap “penghapusan senjata nuklir di Semenanjung Korea” dan menyepakati berbagai langkah untuk menurunkan ketegangan militer di semenanjung.

Masyarakat Korea Selatan, menurut Dubes Kim, berharap proses penyatuan kembali kedua Korea bisa dilanjutkan dan sangat menunggu kunjungan Kim Jong-un di Korea Selatan.

Korea Utara dan Korea Selatan, melalui Deklarasi Pyongyang, telah menyepakati langkah-langkah untuk mewujudkan Semenanjung Korea yang “damai dan bebas dari senjata maupun ancaman nuklir”.

Sebagai upaya denuklirisasi, Kim Jong-un telah setuju untuk menutup salah satu fasilitas uji coba dan peluncuran rudal Korea Utara, Tongchang-ri.

Kim juga menerima undangan Presiden Moon untuk mengunjungi Korea Selatan dalam waktu dekat. 

Baca juga: Pemimpin Korsel-Korut tandatangani dokumen di Pyongyang

Baca juga: Moon: Kim inginkan pertemuan lagi dengan Trump percepat denuklirisasi

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Dua pemimpin Korea tunjukkan semangat persatuan di puncak Gunung Baekdu

Jakarta (ANTARA News) – Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menunjukkan semangat persatuan saat mendaki bersama Gunung Baekdu, di sela-sela pertemuan Intra-Korea di Korea Utara.

Gunung Baekdu yang terletak di Korea Utara adalah gunung tertinggi di Semenanjung Korea dan dianggap suci oleh masyarakat setempat.

“Gunung Baekdu adalah tempat kelahiran para leluhur masyarakat Korea,” ujar Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom kepada sejumlah media di Jakarta, Jumat.

Kegiatan mendaki gunung yang terletak di perbatasan Korea Utara dan China itu dilakukan oleh kedua pemimpin Korea pada Kamis (20/9).

Dilaporkan Reuters, Presiden Moon memang menggemari kegiatan mendaki gunung dan sudah pernah trekking di Pegunungan Himalaya sedikitnya dua kali.

Mendaki Gunung Baekdu menjadi mimpi yang akhirnya terwujud bagi Moon.

Ini adalah kali pertama seorang pemimpin Korea Selatan mendaki gunung setinggi 2.750 meter di Korea Utara itu.

Moon dan Kim menggunakan kereta gantung menuju Heaven Lake, sebuah kaldera di puncak Gunung Baekdu, dan berjalan-jalan di sekitarnya bersama ibu negara masing-masing.

“Mereka sempat mengambil foto bersama dan untungnya pada saat itu cuacanya sangat sempurna,” tutur Dubes Kim.

Presiden Moon juga tampak mengambil air Heaven Lake dan menempatkannya ke dalam botol plastik.

Botol tersebut, kata Dubes Kim, telah diisi air dari Gunung Halla, gunung tertinggi Korea Selatan yang terletak di Pulau Jeju.

Dengan mencampurkan air dari Gunung Baekdu di Korea Utara dan Gunung Halla di Korea Selatan, Moon ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa kedua negara benar-benar bisa bersatu kembali.

“Selama kunjungan di Korea Utara, Presiden Moon dan Kim Jong-un menghabiskan 15 jam bersama, dan bukan hanya untuk pertemuan formal. Ini menunjukkan rasa solidaritas dan persatuan,” tutur Dubes Kim. 

Baca juga: Pemimpin Korsel-Korut tandatangani dokumen di Pyongyang

Baca juga: Moon: Kim inginkan pertemuan lagi dengan Trump percepat denuklirisasi

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Moon: Kim inginkan pertemuan lagi dengan Trump percepat denuklirisasi

Seoul (ANTARA News) – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menginginkan pertemuan puncak kedua dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump segera untuk mempercepat pemusnahan senjata nuklir.

Tetapi tujuan kunci ialah menyatakan pengakhiran Perang Korea tahun 1950-53, kata Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Kamis.

Moon mengatakan dia dan Kim menghabiskan sebagian besar pertemuan puncak tiga hari mereka membahas bagaimana memecahkan kebuntuan dan memulai kembali pembicaraan nuklir antara Pyongyang dan Washington, yang berselisih pendapat seharusnya soal denuklirasi atau pengakhiran perang lebih dulu dilakukan.

Kim, yang baru-baru ini mengusulkan pertemuan puncak dengan Trump setelah pembicaraan yang tak disangka-sangka pada Juni di Singapura, mengatakan Korea Utara ingin “membongkar secara tetap” fasilitas-fasislitas peluru kendali kunci disaksikan para pakar luar negeri, dan kompleks nuklir utama Yongbyon, jika AS melakukan aksi yang sesuai, demikian Reuters melaporkan.

Pernyataan bersama dari pertemuan puncak itu menetapkan komitmennya untuk “pembongkaran yang dapat dibuktikan dan tak dapat diperbaiki” program-program nuklir, pengakhiran perang itu akan menjadi langkah timbal balik pertama AS, kata Moon.

“Ketua Kim menyatakan keinginannya bahwa dia ingin merampungkan denuklirisasi secepatnya dan fokus pada pengembangan ekonomi,” kata Moon dalam jumpa pers di Seoul, beberapa saat setelah kembali dari pertemuan puncak dengan Kim di Pyongyang.

“Dia berharap pertemuan puncak kedua dengan Trump akan berlangsung dalam waktu dekat, agar menggerakkan proses denuklirisasi dengan cepat.”

Moon mengatakan Kim juga terbuka pada inspeksi tempat pengujian nuklir di Punggye-ri, kota di bagian barat laut Korea Utara, yang dia katakan satu-satunya fasilitas yang ada untuk peledakan di bawah tanah milik Korea Utara.

Baca juga: Amerika Serikat ingin China beri tekanan lebih ke Korea Utara

Sementara Pyongyang telah menghentikan pengujian rudal dan nuklir tahun ini, negara itu gagal memegang janjinya mengizinkan inspeksi internasional pembongkaran fasilitas Punggye-ri pada Mei, mengundang kecaman bahwa langkah itu bisa dibalik.

Wakil-wakil Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS belum segera menanggapi permintaan untuk berkomentar.

Tetapi Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan pada Rabu ia telah mengundang menteri luar negeri Korea Utara untuk bertemu di New York pekan depan tetapi para pejabat Pyongyang ke Wina untuk pembicaraan dengan utusan nuklir Stephen Beigun.

Editor: Eliswan Azly

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Thailand hentikan perkara hina kerajaan atas pembakaran gambar raja

Bangkok (ANTARA News) – Pengadilan banding Thailand menghentikan tuduhan penghinaan kerajaan terhadap enam orang, yang dipenjarakan karena membakar gambar raja Thailand, katanya, tapi mereka masih harus menjalani hukuman panjang penjara akibat merusak milik umum.

Thailand memiliki undang-undang keras pelecehan kerajaan, dengan yang dinyatakan bersalah karena memfitnah, menghina atau mengancam anggota keluarga kerajaan menghadapi hingga 15 tahun penjara, tapi tak ada penuntutan pada baru tahun ini dalam yang dikatakan pengacara hak asasi tampaknya menjadi arah baru kebijakan.

Keenam orang itu, berusia 18 hingga 20 tahun, ditangkap pada tahun lalu saat membakar potret Raja Maha Vajiralongkorn dan ayahnya, Raja Bhumibol Adulyadej, di beberapa tempat di sekitar provinsi timur laut, Khon Kaen, demikian Reuters melaporkan.

Pengadilan menyatakan mereka bersalah karena menghina kerajaan, pembakaran merusak milik umum dan kejahatan tergalang.

Salah satu dari enam orang itu dipenjara 11 setengah tahun, tiga mendapatkan hukuman tujuh tahun delapan bulan, sementara dua mempertiga tahun dan empat bulan.

Pengadilan banding pada Selasa memotong sedikit hukuman penjara itu, sembilan tahun, bukannya 11 setengah; enam tahun, bukan tujuh tahun dan delapan bulan; dan tiga tahun, bukan tiga tahun dan empat bulan.

“Mereka senang tidak dihukum di bawah Pasal 112 (menghina kerajaan) karena mereka tidak memiliki niat buruk,” kata pengacara mereka, Pattana Saiyai.

Ia sebelumnya menyatakan keenam orang itu dibayar untuk membakar potret raja tersebut. Dua orang dipenjarakan pada Juni sehubungan dengan masalah itu.

Baca juga: Unjuk rasa terbesar pejuang lingkungan Thailand sejak tentara berkuasa

Tentara, yang mengambil kendali pemerintah lewat kudeta pada Mei 2014, menyatakan perlu menindak penentang kerajaan demi keamanan negara.

Sejak kudeta itu, setidaknya 94 orang dituntut karena menghina kerajaan, tapi Pengacara Pusat Hak Asasi Manusia Thailand menyatakan belum ada penuntutan seperti itu pada tahun ini.

Hanya 10 perkara penghinaan kerajaan tersisa di pengadilan, kata Pawinee Chumsri, pengacara untuk Pengacara Thai untuk Hak Asasi Manusia Pusat.

“Sejak awal tahun ini, pengadilan tidak menggunakan Pasal 112 untuk menuntut dan memakai dakwaan lain sebagai gantinya,” kata Pawinee kepada Reuters, “Sepertinya, itu arah kebijakan baru.”

Sumber dalam penguasa, secara resmi dikenal sebagai Dewan Perdamaian dan Ketertiban Negara, menyatakan pemerintah berhati-hati dengan pasal penghinaan kerajaan karena tuduhan itu menggunakan hukum pencemaran nama baik kerajaan untuk tujuan politik.

Semua tuduhan penghinaan kerajaan sekarang disaring hati-hati panitia kepolisian sebelum penuntutan, kata sumber itu.

Editor: Boyke Soekapdjo

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Bocah tewas, tujuh orang hilang akibat topan Mangkhut di Thailand

Bangkok (ANTARA News) – Gubernur Provinsi Mae Hong Son di Thailand utara memastikan bahwa seorang bocah perempuan berusia dua tahun tewas karena longsor, yang dipicu topan Mangkhut.

Laporan yang disampaikan Gubernur Sirirat Chumuppakan kepada Kementerian Dalam Negeri pada Selasa juga menyebutkan bahwa tujuh orang, termasuk bocah laki-laki berusia tiga tahun, masih belum diketahui keberadaannya.

Tanah longsor juga mencederai 11 orang, menghancurkan tujuh rumah dan merusak enam lainnya di sebuah perkampungan pengungsi di distrik Sop Moei di ujung utara provinsi tersebut, Xinhua melaporkan.

Baca juga: Gelombang besar paksa ratusan orang mengungsi

Menurut data yang dikeluarkan oleh Border Consortium, perkampungan itu menampung sekitar 9.000 pengungsi dari Myanmar, yang sebagian besar berasal dari suku Karen.

Border Consortium adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang membantu para pengungsi Myanmar di sepanjang perbatasan Thailand.

Topan kuat Mangkhut pekan lalu menghantam Filipina dan China selatan dengan membawa hujan deras dan angin kencang.

Editor: Tia Mutiasari/Elizwan Azly
 

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Korban miras di Malaysia jadi 19 orang

Kuala Lumpur (ANTARA News) – Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyatakan korban meninggal dunia akibat minum minuman keras atau arak yang mengandung metanol menjadi 19 orang.

“Sebanyak 23 orang saat ini masih dirawat di rumah sakit termasuk 14 diantaranya yang kritis,” ujar Dirjen Kesehatan Kementerian Kesehatan Malaysia, Datuk Dr Noor Hisham Abdullah di Kuala Lumpur, Kamis.

Noor Hisham mengatakan hingga Rabu pukul 17.00 pihaknya menerima sebanyak 51 notifikasi kasus keracunan dimana sebanyak 45 kasus dilaporkan di Selangor sedangkan enam kasus dilaporkan di Putrajaya.

“Tiga kasus melibatkan rakyat setempat manakala selebihnya sebanyak 51 orang lagi melibatkan warga Myanmar, Nepal, Bangladesh dan India,” katanya.

Pihaknya memprediksi jumlah pasien akan meningkat untuk mendapatkan perawatan bagi kasus keracunan metanol tersebut.

“Semua mereka mempunyai jejak penggunaan cairan beralkohol yang mengandung bahan beracun tersebut,” katanya.

Baca juga: Bea Cukai larang miras Malaysia beredar di perbatasan

Noor Hisham mengatakan semua mereka menunjukkan tanda-tanda dan gejala keracunan metanol seperti sakit perut, mual, muntah, sakit kepala, kabur penglihatan serta mengalami sesak nafas, kejang dan tidak sadarkan diri.

Dia mengatakan gejala atau tanda awal ini akan dialami dalam waktu satu atau dua hari setelah meminum minuman tersebut.

“Hasil penyelidikan Kantor Kesehatan Kuala Lumpur, Kantor Kesehatan Selangor dan Kantor Kesehatan Daerah mendapatkan esemua korban membeli minuman keras di toko sekitar Kuala Lumpur dan Selangor,” katanya.

Dia mengatakan Bagian Keselamatan dan Kualitas Makanan (BKKM) sedang menyelidik atas produk minuman beralkohol yang tidak mematuhi Akta Makanan 1983 dan tidak mematuhi keperluan dibawah Peraturan-Peraturan Makanan 1985.

Sesuai Pasal 13 Undang-Undang Makanan 1983 individu yang menyediakan atau menjual apa-apa makanan mengandung bahan beracun, merusak atau memudaratkan kesehatan bisa didenda lebih dari RM100.000 atau penjara tidak lebih 10 tahun atau kedua-duanya.

“KKM akan bekerjasama dengan polisi untuk memantau perkembangan kejadian keracunan ini. Situasi terkini kejadian akan diinformasikan kepada umum dari waktu ke waktu,” katanya.

Sementara itu polisi telah merampas sekurang-kurangnya 20 kotak berbagai merek minuman keras dari dua kedai di Kampung Baru Sungai Buloh.

Perampasan ini diduga ada kaitan dengan kasus kematian akibat keracunan alkohol di kawasan terkait.

Editor: Mohammad Anthoni

Pewarta:
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Topan Mangkhut renggut nyawa empat warga China

Beijing (ANTARA News) – Topan super Mangkhut telah merenggut nyawa empat warga Provinsi Guangdong, China, menurut laporan otoritas daerah setempat, Senin.

Berdasarkan catatan Stasiun Meteorologi Provinsi Guangdong, Mangkhut menerjang Kota Jiangmen pada Minggu (16/9) pukul 17.00 waktu setempat (16.00 WIB) dengan kecepatan angin 162 kilometer per jam.

Tiga orang tewas akibat tertimpa pohon yang tumbang di Kota Guangzhou, sedangkan satu lainnya tertimpa material bangunan di Kota Dongguan, kata pihak Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Guangdong.

Lebih dari 3,11 juta warga diungsikan dan lebih dari 49 ribu unit perahu nelayan diperintahkan kembali ke pelabuhan di wilayah selatan China itu, seperti diberitakan Xinhua.

Kereta api cepat di wilayah itu juga berhenti beroperasi untuk menghindari dampak topan Mangkhut sejak Minggu (16/9).

Kereta api cepat di sekitar Pulau Hainan juga tidak melayani penumpang mulai Minggu pukul 16.00 waktu setempat (15.00 WIB).

Sejumlah jadwal penerbangan dan jalur penyeberangan juga ditiadakan selama bencana tersebut melanda wilayah China daratan, yang berbatasan dengan Hong Kong dan Makau.

Badai super tersebut juga meluluhlantakkan bangunan dan tumbuh-tumbuhan serta melukai beberapa warga di kedua wilayah pemerintahan khusus di bawah koordinasi China itu.

Pewarta:
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Pemimpin Korsel-Korut bertemu untuk ketiga kalinya

Seoul (ANTARA News) – Presiden Korea Selatan Moon Jae-in akan kembali kembali melintasi garis perbatasan yang dijaga ketat militer pada Selasa untuk melakukan pertemuan ketiga kalinya dengan pemimpin Korea utara Kim Jong Un.

Kedua pemimpin berupaya membuat terobosan dalam pembicaraan nuklir yang goyah antara Pyongyang dan Washington.

Pertemuan puncak antar-Korea itu akan mejadi uji coba bagi pertemuan berikutnya, yang baru-baru ini diusulkan Kim kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pertemuan pemimpin dua Korea akan memberikan tanda apakah Kim serius soal penghapusan senjata nuklir.

Kim membuat komitmen terkait denuklirisasi itu pada pertemuan pertamanya dengan Trump Juni silam.

Trump telah meminta Moon untuk menjadi “ketua juru runding” antara dirinya dan Kim, menurut para pembantu Moon.

Permintaan itu muncul setelah Trump bulan lalu membatalkan kunjungan menteri luar negeri AS ke Pyongyang.

“Saya ingin melakukan dialog yang jujur dengan Ketua Kim soal bagaimana menemukan titik kontak antara tuntutan-tuntutan untuk denuklirisasi serta tuntutan Korea Utara agar hubungan penuh permusuhan dihentikan dan keamanan dijamin,” kata Moon dalam acara jumpa pers yang dikutip oleh Reuters, Senin.

Moon akan terbang ke ibu kota Korea Utara, Pyongyang, dan dijadwalkan mendarat pada pukul 10.00 waktu setempat, kata kepala stafnya Im Jong-seok saat jumpa pers pada Senin.

Moon akan disambut Kim sebelum upacara penyambutan resmi dilangsungkan.

Kedua pemimpin akan duduk bersama untuk melakukan pembicaraan resmi setelah makan siang, yang akan dilanjutkan dengan penampilan musik dan jamuan makan malam.

Para pemimpin perusahaan yang ikut dalam rombongan, termasuk Wakil Pemimpin Samsung Electronics Jay Y. Lee dan para kepala SK Group serta LG Geroup, akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Korea Utara Ri Ryong Nam, yang mengurusi masalah perekonomian, kata Im.

Pada Rabu, Moon dan Kim diperkirakan akan mengungkapkan suatu pernyataan bersama dan perjanjian militer terpisah dirancang untuk

meredakan ketegangan hubungan serta mencegah perselisihan muncul.

Moon akan kembali ke tanah air pada Kamis pagi.

Editor Tia Mutiasari/Rahmad Nasution

Pewarta:
Editor: Gusti Nur Cahya Aryani
COPYRIGHT © ANTARA 2018